Wisata Lebaran Menjejaki Indahnya Alam Seiring Ragam Tradisi Lombok

7 Jul 2015

Libur lebaran yang cukup panjang banyak dimanfaatkan sebagian besar orang untuk bersilaturahim pulang ke kampung halaman berkumpul bersama sanak keluarga yang umum terjadi di kota-kota besar. Namun, bagi sebagian orang lagi yang tidak dapat merasakan sensasi mudik lantaran satu dan lain hal biasanya memanfaatkan kualitas waktu bersama keluarga dengan berkunjung ke tempat-tempat wisata.

Jika dapat berandai-andai ketika bisa memiliki waktu libur lebaran yang panjang disamping karena tidak memiliki kampung halaman saya ingin sekali bisa memanfaatkan moment tersebut untuk bisa menapaki tempat yang telah lama menjadi impian untuk di jejaki. Melakukan aktifitas yang telah membuat candu ketika dapat melihat maha sempurna ciptaan kuasa alam indahnya Sang Pencipta.

Kota Lombok provinsi Nusa Tenggara Barat, dimana Gunung cantik Rinjani berada dengan ketinggian 3.726 mdpl menyimpan keragaman dan kekayaan indah alam negeri ini. Rinjani cukup terkenal di kalangan penggiat kegiatan alam, lokasi yang memiliki pemandangan indah di setiap jalurnya ini menjadi primadona dan tujuan tak untuk wisatawan lokal namun juga mancanegara.

Pesona yang tak dapat dipungkiri di Rinjani ini adalah Danau sagara anakan atau istilah lainnya anak laut lantaran warna birunya mengingatkan pada danau laut berada di ketinggian sekitar 2000 mdpl. Dimana tempat ini banyak dimanfaatkan para pendaki untuk mendirikan tenda di sekitar lokasi atau berndam bahkan memancing. Selain itu Rinjani adalah surganya bagi bunga abadi, konon gunung ini merupakan salah satu diantara banyak gunung lain yang memiliki taman edelweis yang sungguh indah.

Lombok di airi pantai-pantai indah seperti gili terawangan, gili air, gili manuk dan senggigi punya pesona keindahan alam karena airnya yang masih cukup bersih dan pasir putihnya yang menawan. juga pesona matahari terbit dan terbenam di tepian pantai sungguh sempurna laksana lukisan Sang Kuasa. Memanfaatkan masa libur yang panjang untuk menikmati keindahan panorama kota Lombok pasti akan menjadi moment tak terlupakan. terlebih pasca idul fitri masyarakat Lombok ini memiliki tradisi unik dikenal dengan tradisi lebaran ketupat atau lebaran Topat.

Tradisi Lebaran Ketupat di Lombok berlangsung turun-temurun semenjak ratusan tahun lalu. Selain dianggap sebagai rangkaian kegiatan untuk merayakan Idul Fitri, acara tersebut juga memiliki misi mempertahankan tradisi leluhur dan nenek moyang. Jika dikaji lebih mendalam, akan dijumpai banyak nilai-nilai yang terkandung dalam Lebaran Nine (wanita). Mulai dari nilai budaya, agama, hingga pesta kerakyatan.

Dalam Islam ada keutamaan bagi orang orang yang melanjutkan puasa seminggu setelah puasa Ramadan yang biasa disebut sebagai puasa Syawal. Untuk mensyukuri berakhirnya puasa sunah tersebut, warga masyarakat di Lombok melaksanakan lebaran kedua setelah Idul Fitri yang disebut dengan nama Lebaran Ketupat atau Lebaran Topat. Kata “topat” diambil dari kata ketupat, yakni penganan masyarakat Lombok dihidangkan ketupat sebagai sajian lebaran.


TAGS


-

Author

Follow Me